RANGKAIAN ACARA WAISAK 2012/2556
“Genta
Waisak Melantunkan Semangat Mawas Diri dan Hidup Harmoni”
Tanggal
21 April 2012: Si Gwe Che It
Pukul
16.00-20.30 WIB: Cin Kang Pao Chan Bab I-III
Tanggal
28 April 2012: Yi Fo (Pencurahan Air Bunga pada Pratima Bayi Siddhartha)
Pukul
09.00-10.15 WIB: Leng Yen Cou
Pukul
10.30-11.00 WIB: Sang Kung
Pukul
19.00-21.00 WIB: Yi Fo Kong Te Cing
Tanggal
29 April 2012:
Pukul
09.30-12.30 WIB: Yi Fo Kong Te Cing
MAKNA CENGBENG SEBENARNYA
Mengingat asal diri di hari Cengbeng, berbakti pada
orangtua adalah kewajiban manusia
“Hari ini adalah hari Cengbeng (hari ziarah makam bagi etnis Tionghoa),
sebagaimana sebutannya ‘cengbeng’, kita semestinya paham akan makna ‘cengbeng’,
‘ceng’ artinya tidak tercemar, ‘beng’ artinya sangat jelas. Setiap orang harus
mengerti kalau kepatutan dan moral manusia bersumber dari batin, setiap orang
harus menjaga moral mendasar, yaitu berterima kasih pada kedua orangtua dengan
hati bersyukur, darimana datangnya tubuh kita ini? Kita harus mengingat pada
budi luhur orangtua.
Gema Waisak 2556 BE, STI Adakan Pindapata
Sekitar 30 bhikku berikut samanera dari Saṅgha Theravāda Indonesia (STI) melakukan kegiatan pindapata (Pali: piṇḍapāta) dalam rangka menggemakan Vesak atau Waisak 2556 EB (Era Buddhis) pada Minggu (22/4) di sekitar daerah KotaTua, Jakarta.
Kegiatan pindapata tahunan yang disertai dengan kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB – 10.00 WIB, diikuti oleh sekitar seribu orang umat Buddha dari Jakarta maupun dari luar kota.
Sepuluh Prinsip Universal dalam Agama Buddha
Sejumlah
daftar telah dibuat oleh berbagai umat Buddha yang termasyhur untuk
mencantumkan kepercayaan-kepercayaan yang umum dari aliran-aliran dalam Agama
Buddha. Dua di antaranya yang paling terkenal adalah dari H.S. Olcott (1891,
Empat Belas ”Kepercayaan Buddhis yang Fundamental”) dan Christmas Humphreys
(1945, ”Dua Belas Prinsip Agama Buddha”) (Humphreys 1962, 72 ff.). Dalam dunia
sistem desimal sekarang ini, cukup rapi jika daftar lain seperti itu—Sepuluh
Prinsip Universal Agama Buddha—juga dibikin.
Wisudhi Waisak 2556
Pernyataan Tekad Menjadi Umat Buddha Yang
Sesungguhnya
Jika engkau berlindung kepada Buddha, Dharma
dan Sanggha : perasaan takut, khawatir, cemas, tidak akan muncul .
(S.I,220)
Ketika brahmana muda Matthakundali melihat
Buddha timbullah keyakinan yang kuat dalam batinnya. Setelah Buddha pergi, ia
meninggal dunia dengan hati yang penuh keyakinan terhadap Buddha dan terlahir
kembali di alam Surga Tawatimsa. Mereka yang berlindung kepada Triratna dan
tekun berlatih sila, akan merasakan kebahagiaan di kehidupan sekarang dan di
surga.
True Love
True Love
Kisah
ini terjadi di Beijing Cina, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki
cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak
pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan
berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak
pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih.
Suatu
hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya
sesak, tapi ia tersenyum “Aku harap kau bahagia“. Sepanjang hari Yo Yi
Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu
mendoakan kebahagiaan sahabatnya
Serba-serbi Tahun Baru Imlek
Fyi
Di
kalender-kalender Indonesia, tanggal 23 Januari 2012 merupakan libur
nasional, merupakan libur resmi pemerintah. Libur nasional ini adalah
untuk Tahun Baru Imlek yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden No. 19
tahun 2002 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, yang merupakan
kelanjutan Keputusan Presiden No. 6 tahun 2000 oleh Presiden Gus Dur
yang mencabut Instruksi Presiden No. 14 tahun 1967 tentang Agama,
Kepercayaan, dan Adat Istiadat Cina.
Mengapa justru menimpa diriku?
Ketika mengalami bencana
tidak diharapkan, sering orang bertanya-tanya mengapa justru diri sendiri yang
selalu tertimpa bencana dan malapetaka?
Master Cheng Yen menjelaskan
dengan mengutip syair dari “Dharma bagaikan air” (Pertobatan air samadhi penuh
welas asih), manusia awam “mungkin menciptakan dosa
karena tiga karma, mungkin melakukan kesalahan karena keenam indera, mungkin
timbul pikiran jahat karena khayalan, mungkin ternoda karena melekat pada
kondisi luar”, kadangkala aktifitas tubuh, mulut dan pikiran telah menciptakan
dosa, namun kita masih tidak menyadarinya,
Popular Posts
Blogger templates
Categories
Blogroll
Blog Archive
-
►
2014
(16)
- ► 10/05 - 10/12 (1)
- ► 09/14 - 09/21 (9)
- ► 05/11 - 05/18 (1)
- ► 04/27 - 05/04 (1)
- ► 01/26 - 02/02 (1)
- ► 01/19 - 01/26 (3)
-
►
2013
(11)
- ► 07/28 - 08/04 (5)
- ► 04/28 - 05/05 (1)
- ► 04/21 - 04/28 (1)
- ► 04/14 - 04/21 (1)
- ► 02/17 - 02/24 (1)
- ► 01/27 - 02/03 (1)
- ► 01/06 - 01/13 (1)
-
►
2012
(26)
- ► 12/23 - 12/30 (2)
- ► 12/16 - 12/23 (3)
- ► 11/04 - 11/11 (2)
- ► 09/16 - 09/23 (3)
- ► 09/09 - 09/16 (2)
- ► 08/19 - 08/26 (1)
- ► 08/12 - 08/19 (4)
- ► 05/20 - 05/27 (1)
- ► 05/13 - 05/20 (2)
- ► 05/06 - 05/13 (1)
- ► 04/15 - 04/22 (2)
- ► 03/04 - 03/11 (3)
-
►
2011
(54)
- ► 09/11 - 09/18 (7)
- ► 09/04 - 09/11 (2)
- ► 08/28 - 09/04 (2)
- ► 08/07 - 08/14 (2)
- ► 07/31 - 08/07 (1)
- ► 07/17 - 07/24 (2)
- ► 07/10 - 07/17 (3)
- ► 07/03 - 07/10 (6)
- ► 06/26 - 07/03 (2)
- ► 06/19 - 06/26 (1)
- ► 06/12 - 06/19 (3)
- ► 06/05 - 06/12 (4)
- ► 05/29 - 06/05 (1)
- ► 05/15 - 05/22 (2)
- ► 05/01 - 05/08 (7)
- ► 04/24 - 05/01 (8)
- ► 04/17 - 04/24 (1)
About
Copyright ©
KEROHANIAN DHARMA | Powered by Blogger
Design by Flythemes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com
